Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol ditangkap! 6 minggu setelah upayanya memberlakukan UU darurat militer

Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol ditangkap setelah gagal terapkan Undang-Undang Darurat Militer. Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol akhirnya ditangkap setelah bersembunyi selama enam minggu di kediamannya, menyusul kegagalannya dalam memberlakukan undang-undang darurat militer. 

Polisi terlibat dalam ketegangan dengan layanan keamanan presiden, namun akhirnya berhasil menembus barikade dan membawa Yoon ke Pusat Penahanan Seoul. Meskipun mematuhi perintah penahanan, Yoon menolak untuk bekerja sama dengan penyelidik, yang kini menyelidiki apakah deklarasi darurat militer pada [3/12] lalu merupakan upaya pemberontakan. 

Ketegangan politik terus meningkat, dengan mayoritas warga Korea Selatan tidak setuju dengan langkah Yoon dan mendukung pemecatannya. Meski popularitasnya kembali sedikit meningkat, banyak yang melihat upaya darurat militer ini merusak reputasi demokrasi negara. Sebelumnya, pada Desember 2024, Yoon dipecat oleh parlemen setelah deklarasi daruratnya, yang hanya bertahan selama beberapa jam sebelum dicabut akibat protes besar.