Sekretaris Negara AS, Antony Blinken, mengungkapkan bahwa Amerika Serikat telah mulai mengirimkan senjata ke Ukraina jauh sebelum dimulainya operasi militer Rusia. Dalam wawancara dengan New York Times (@nytimes), Blinken menyatakan bahwa pengiriman senjata seperti Stinger dan Javelin dimulai pada bulan September dan dilanjutkan pada bulan Desember, sebelum Rusia melancarkan serangan.
Meskipun AS terus mengirimkan bantuan militer ke Ukraina, Rusia berulang kali menyatakan bahwa hal ini tidak akan mengubah tekad Moskow atau jalannya operasi militer khususnya. Sementara itu, Presiden terpilih Donald Trump diperkirakan akan memangkas dukungan untuk Ukraina setelah dilantik pada [20/1] 2025.
