Video yang memperlihatkan nelayan tradisional Indonesia diusir oleh kapal patroli Singapura di perairan Pulau Nipah, Kepulauan Riau, viral di media sosial. Kapal patroli Singapura sengaja membuat gelombang besar yang hampir menenggelamkan perahu nelayan, bahkan menyebabkan salah satu nelayan terhempas ke laut. Tindakan ini menuai kecaman keras dari Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI), yang menuntut penjelasan dan pertanggungjawaban dari pemerintah Singapura atas pengusiran sewenang-wenang tersebut.
HNSI juga meminta pemerintah Indonesia segera turun tangan untuk melindungi nelayan di wilayah perbatasan agar kejadian serupa tidak terulang. Para nelayan tradisional, yang tidak dilengkapi peralatan navigasi canggih, sering kali tidak sengaja melewati batas wilayah karena ikan yang mereka tangkap bergerak melintasi perbatasan. Tindakan intimidasi seperti ini dianggap sebagai pelanggaran terhadap hak asasi manusia dan martabat nelayan Indonesia.
