Afghanistan menyatakan perang terhadap Pakistan setelah serangan udara Pakistan menewaskan lebih dari 46 warga sipilnya

Kelompok perlawanan Afghanistan bersumpah membalas serangan udara Pakistan yang menewaskan sedikitnya 46 orang di provinsi Paktika, Afghanistan. Juru bicara pemerintah Taliban, Zabihullah Mujahid, mengatakan serangan itu menargetkan empat wilayah di distrik Barmal, yang mayoritas korban adalah wanita dan anak-anak. Taliban mengecam serangan ini sebagai tindakan “barbaric” dan menyatakan akan mempertahankan kedaulatan mereka.

Serangan ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan di perbatasan Afghanistan-Pakistan, yang semakin memanas sejak kelompok perlawanan Afghanistan kembali berkuasa pada 2021. Pakistan mengklaim serangan itu menargetkan “sarang teroris” di Afghanistan, namun kelompok perlawanan Afghanistan menyebut sebagian besar korban adalah pengungsi yang melarikan diri dari Waziristan, Pakistan. Sebelumnya, kelompok kelompok perlawanan Pakistan (TTP) juga melancarkan serangan yang menewaskan 16 tentara Pakistan di dekat perbatasan.