Kemenhut sebut salah satu penyebab banjir di Sukabumi yang lalu adalah lahan pertanian masyarakat, bukan karena aktivitas tambang

Kementerian Kehutanan menyebutkan bahwa salah satu penyebab banjir dan tanah longsor di Sukabumi adalah perubahan fungsi lahan, khususnya alih fungsi lahan pertanian tanpa pengelolaan konservasi tanah. Namun, pernyataan ini menuai kritik keras dari anggota DPR RI Zainul Munasichin yang merasa pemerintah mengabaikan dampak dari aktivitas pertambangan. Zainul menilai bahwa kerusakan yang ditimbulkan oleh tambang di Sukabumi lebih berperan besar dalam bencana tersebut, dan menyesalkan Kemenhut yang tidak menyebutkan pertambangan sebagai penyebab utama banjir.

Zainul mengungkapkan bahwa aktivitas pertambangan yang merusak hutan dan alam di wilayah selatan Sukabumi jelas terlihat, dengan banyaknya pohon yang ditebang dan tanah yang digali. Ia mendesak pemerintah untuk menghentikan sementara izin pertambangan dan melakukan evaluasi menyeluruh, agar dampaknya terhadap lingkungan bisa diatasi. Zainul menegaskan bahwa masyarakat Sukabumi sudah mengetahui dampak buruk pertambangan, dan penting bagi pemerintah untuk terbuka dalam menangani masalah ini.