Reynhard Sinaga, predator seksual asal Indonesia yang tengah menjalani hukuman seumur hidup di Inggris, dilaporkan menjadi sasaran serangan brutal oleh sesama narapidana di penjara HMP Wakefield pada Juli 2024.
Meskipun serangan tersebut berhasil digagalkan, Sinaga hampir mengalami luka serius. Dikenal sebagai pelaku kejahatan bejat yang dibenci banyak orang, Sinaga kini hidup dalam bahaya di penjara dengan tingkat keamanan tinggi ini.
Sinaga dihukum penjara seumur hidup pada 2020 setelah terbukti melakukan 159 pemerkosaan dan serangan seksual terhadap 48 pria. Kejahatan ini terbongkar berkat bukti yang ditemukan pada telepon genggamnya, yang menyimpan ribuan gambar dan video kekerasan seksual.
Kejahatan yang dilakukannya menjadikannya musuh di antara sesama narapidana, dan kini dia menjadi sasaran kekerasan dalam penjara.
