Iran membantah tuduhan dari Departemen Kehakiman AS yang mengklaim bahwa mereka terlibat dalam plot pembunuhan terhadap Donald Trump. Kementerian Luar Negeri Iran menyebut laporan tersebut sebagai “tidak berdasar” dan bagian dari konspirasi jahat yang dipicu oleh kelompok Zionis dan anti-Iran.
Iran menegaskan bahwa mereka tidak terlibat dalam rencana pembunuhan tersebut dan telah membantah tuduhan serupa sebelumnya yang terbukti salah.
Sementara itu, seorang warga Iran, Farhad Shakeri, bersama dua tersangka lainnya, Carlisle Rivera dan Jonathon Loadholt, didakwa dengan konspirasi pembunuhan dan pencucian uang setelah diduga merencanakan untuk membunuh Trump serta seorang jurnalis kritis terhadap Iran, Masih Alinejad.
Jaksa Agung AS, Merrick Garland, menegaskan bahwa AS tidak akan mentolerir upaya rezim Iran yang membahayakan keamanan nasional dan rakyat Amerika
