PM Malaysia tolak dengan tegas Menlu AS Antony Blinken, saat diminta putuskan hubungan dengan Rusia

Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim, dengan tegas menolak tekanan dari AS untuk memutuskan hubungan dengan Rusia, mengatakan langsung kepada Menteri Luar Negeri AS, Antony Blinken: “Kami adalah negara berdaulat; jangan beri tahu kami apa yang harus dilakukan.” 

Sikap ini menunjukkan komitmen Malaysia terhadap kebijakan luar negeri yang independen, yang mengutamakan kepentingan nasional, bukan tunduk pada kekuatan asing. Malaysia juga berusaha membangun hubungan yang seimbang dengan semua negara besar, termasuk AS, China, dan Rusia, tanpa terjebak dalam persaingan kekuatan global. 

Keinginan Malaysia untuk bergabung dengan BRICS semakin mempertegas tujuan ini: menjalin kemitraan yang saling menghormati dan tidak terikat pada blok-blok tertentu. Anwar menegaskan, diplomasi Malaysia berfokus pada kesejahteraan rakyat dan stabilitas dunia, bukan pada tekanan atau pemaksaan dari negara manapun.