Pertahanan RI dipertanyakan, negara alami kerugian Rp 925,2 Miliar akibat pencurian pasir laut oleh Singapura

Center of Economic and Law Studies (Celios) mengungkapkan bahwa Indonesia mengalami kerugian ekonomi sebesar Rp 925,2 miliar akibat pencurian pasir laut di perairan Batam. Direktur Eksekutif Celios, Bhima Yudhistira, menyatakan bahwa kerugian ini berdampak signifikan pada produk domestik bruto (PDB) Indonesia, terutama karena aktivitas ilegal yang dilakukan oleh pihak Singapura.

Bhima juga menekankan bahwa kebijakan pemerintah untuk membuka keran ekspor pasir laut justru menguntungkan Singapura, meskipun diatur secara legal. Ia menyarankan agar pemerintah mempertimbangkan regulasi yang lebih ketat terkait penambangan pasir laut, karena pelanggaran yang terjadi dapat menghambat upaya mencapai pertumbuhan ekonomi yang diinginkan, termasuk ambisi Presiden @prabowo Subianto untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi menjadi 8 persen.