Dalam video musik dark-pop terbarunya, Lady Gaga menggambarkan eksplorasi intens mengenai perjuangan batin dan dualitas diri. Memainkan berbagai versi dirinya, Gaga menghadirkan tema ketakutan dan kegelapan dalam narasi yang menakutkan namun memesona.
Dalam video ini, Gaga memperlihatkan sosoknya yang acak-acakan dan tampak kerasukan, berjalan di lingkungan suburban hingga ditabrak oleh “Gaga” lain yang lebih menyeramkan.
Berbagai versi dirinya saling beradu dan berpelukan, seolah terjebak dalam perjuangan tanpa akhir untuk merebut kendali dan identitas.
Akhirnya, karakter utama Gaga berhasil melarikan diri, menampilkan koreografi energik saat dinding-dinding sekitarnya semakin mendekat, melambangkan ketidakmampuan untuk benar-benar lari dari ketakutan dan keraguan diri.
Tentang makna video ini, Gaga menjelaskan, “‘Disease’ adalah tentang menghadapi ketakutan dan sisi gelap dalam diri saya.
“Kadang-kadang, saya tidak bisa lari dari bagian diri yang menakutkan itu. Seberapa keras pun saya berusaha, saya akan tetap berhadapan dengannya, meski hanya untuk sejenak.” ujar Gaga.
Kata-kata ini menunjukkan sisi personal Gaga yang terbuka dan raw, menjadikan lagu ini sebagai perjalanan menuju penerimaan diri dan ketangguhan.
Single “Disease” menjadi lagu utama dari album ketujuhnya yang sangat dinanti, yang dikenal penggemar sebagai “LG7.”
Dijadwalkan rilis pada bulan Februari, album ini menandai babak baru dalam karier Gaga, di mana ia mengeksplorasi kerentanannya dan kompleksitas dirinya dengan cara yang begitu nyata.
Penggemar pun antusias menunggu karya ini, yang diperkirakan akan membawa Gaga ke wilayah baru dalam ekspresi artistik dan evolusi musiknya.
