Kamala Harris akhirnya dengarkan seruan gencatan senjata di Gaza, setelah sebelumnya dianggap menghiraukan isu ini

Wakil Presiden AS, Kamala Harris, akhirnya merespons seruan publik untuk gencatan senjata di Gaza.

Setelah sebelumnya dianggap mengabaikan isu ini, Harris menyampaikan keprihatinannya yang mendalam terhadap penderitaan rakyat Palestina dan menekankan pentingnya membuka ruang dialog untuk perdamaian yang berkelanjutan.

Pada Senin, 28 Oktober, di Ann Arbor, Michigan, ia bertemu para pengunjuk rasa yang menyerukan gencatan senjata selama kampanye bersama calon wakil presiden, Tim Walz.

Di tengah kerumunan tersebut, Harris merespons mereka dengan pesan sederhana, “Hey guys, I hear you,” menegaskan bahwa dirinya mendengar dan memahami harapan mereka.

Harris melanjutkan dengan janji akan berupaya semaksimal mungkin untuk menghentikan perang ini secepat mungkin dan memastikan pembebasan para sandera.

Sementara dukungan Harris ini disambut baik oleh banyak pihak, sebagian masyarakat masih skeptis terhadap komitmen pemerintah untuk mengambil langkah konkret.

Meskipun begitu, Harris menegaskan bahwa dia akan terus berdiplomasi dan mendengarkan semua pihak guna mewujudkan perubahan berarti bagi kawasan tersebut.

Sebagai salah satu sosok kunci dalam pemerintahan, pernyataan Harris menunjukkan adanya perubahan arah dalam posisi resmi AS yang mulai lebih memperhatikan seruan global dan tuntutan publik untuk perdamaian di Timur Tengah.