Hasil Kongres DPR: AS berhasil temukan pilot Alien dari pesawat UFO yang jatuh

UNEXPLND – DPR Amerika Serikat (AS) mengadakan pertemuan untuk membahas fenomena UFO di Capitol Hill, Washington DC, pada Rabu (26/7) waktu setempat.

Tiga saksi dihadirkan dalam pertemuan tersebut, yaitu David Grusch, David Fravor, dan Ryan Graves.

David Grusch adalah seorang pengadu yang baru-baru ini mengklaim bahwa pemerintah AS telah menyembunyikan bukti dari setidaknya dua belas situs kecelakaan alien. Grusch merupakan mantan perwira intelijen yang dulunya bagian dari Tim Tugas Fenomena Anomali yang Tidak Teridentifikasi.

David Fravor adalah mantan komandan Skuadron Black Aces Angkatan Laut AS. Fravor menceritakan pengalamannya mengelilingi UFO saat terbang dengan F/A-18F Super Hornet-nya di atas Pasifik pada tahun 2004.

Fravor menggambarkan objek tersebut sebagai “Tic Tac” atau mirip dengan tangki gas propana yang halus – sebuah silinder tanpa sayap. Video insiden tersebut telah dideklasifikasi pada tahun 2020, bersama dengan dua video lainnya yang menampilkan fenomena pesawat tidak teridentifikasi (UAP).

Ryan Graves adalah seorang mantan pilot tempur Angkatan Laut yang menyatakan bahwa skuadronnya secara berulang kali menghadapi objek terbang misterius yang dapat tetap diam di tempat, bahkan ketika dihadapkan dengan angin berkekuatan badai.

Graves merupakan pendiri dari “Americans for Safe Aerospace,” sebuah kelompok yang ia dirikan untuk mendorong para pilot untuk melaporkan insiden-insiden fenomena pesawat tidak teridentifikasi (UAP).

“Jika UAP adalah drone asing, ini merupakan masalah keamanan nasional yang mendesak. Jika itu adalah sesuatu yang lain, itu menjadi isu ilmiah. Dalam kedua kasus tersebut, benda-benda yang tidak teridentifikasi merupakan kekhawatiran bagi keselamatan penerbangan,” ujar Ryan Graves pada live streaming AP News. 

Pada sisi lain, David Grusch mengakui bahwa ia mengalami beberapa bentuk ‘balasan’ setelah memberikan wawancara terbuka tentang fenomena UFO kepada NewsNation.

Grusch juga menyatakan bahwa pemerintah AS telah menemukan entitas biologis yang tidak berasal dari manusia. Namun, ia mengklaim bahwa ia sendiri belum melihat tubuh makhluk asing tersebut.

“Seperti yang saya nyatakan di NewsNation. Biologis yang bukan manusia telah ditemukan, dan ini merupakan penilain dari orang-orang yang memiliki pengetahuan dari program tersebut,” kata Grusch.

Ini adalah langkah terbaru yang diambil oleh pembuat kebijakan, pejabat intelijen, dan personel militer yang terlibat dalam penanganan fenomena udara yang tidak dapat dijelaskan, untuk menyelidiki masalah ini secara lebih terbuka dalam forum nasional.

“Ini adalah masalah transparansi pemerintah,” kata Anggota Dewan dari Partai Republik Tennessee, Tim Burchett dilansir dari AP News. 

Written by: Marvellino Bagus Adhinugroho

Leave a comment